Nyumet Obor, Tradisi Penanda Dosa Telah Dibakar pada Bulan Puasa, dan Mengingatkan Masyarakat Agar Waspada

Uncategorized

Ruri – poswarta.com

Budaya Menyalakan Obor Tanda Dosa Dibakar, dan Takbir Keliling Dimulai. (Poto: ruri)

Demak – ‘Nyumet Obor’ atau oncor atau menyalakan obor diharapkan menjadi sebuah tradisi sebelum dilkasanakan kegiatan takbir keliling bagi warga masyarakat kampung Karangan Desa Banyumeneng Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak berbuka dalam merayakan idul fitri. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala wilayah kampung Karangan dan Krajan Lor, bapak Muh Zaidun, usai mengikuti kegiatan takbir keliling pada 1 Syawal 1445 H.

“Nyumet Obor atau Oncor diharapkan menjadi tradisi sebelum dimulai kegiatan takbir keliling. Ada makna khusus dari ‘Nyumet Obor’ tersebut. Kita telah selesai melaksanakan ibadah puasa Romadlon satu bulan penuh dan semoga dosa-dosa kita telah dibakar habis sehingga kita dalam keadaan bersih, suci. Kita juga harus mengingat bahwa dulu hanya dengan api ‘oncor’, lampu teplok, tapi semangat belajar para sesepuh untuk menuntut ilmu dan mensyiarkan islam sangat tinggi sehingga mendapatkan ilmu yang barokah untuk menunjukkan jalan, menuntun kita ke arah yang benar. Para kyai sepuh dengan kesederhanaannya mampu mencetak santri-santri yang hebat dan yang terpenting dengan keberkahannya. Ada makna kesederhanaan di dalamnya, meskioun dengan warna-warni kreasi namun harus dalam koridor ajaran islam dan selalu membaca takbir dalam perjalanan mengelilingi kampung, dan jangan lupa untuk bersilaturrohim kepada orang tua, keluarga, tetangga, guru-guru, para kyai, teman, dan handai taulan dalam merawat kebhinekaan, peraatuan, dan kesatuan. Semoga nantinya bisa ditindaklanjuti bersama para sesepuh adat dilingkungannya” kata Muh Zaidun, yang juga sebagai ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) kabupaten Demak dan juga pengurus Nasional.
Dia juga mengharapkan agar masyarakat tetap waspada dalam suasana lebaran agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (Ruri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *